Jadwal dan Tempat Pelatihan Ice Cream

Kelas pelatihan kami buka setiap minggu untuk calon peserta yang ingin mengikuti pelatihan. Kami tidak mensyaratkan kuota peserta dengan jumlah tertentu, kelas pelatihan tetap kami adakan meskipun peserta pelatihannya hanya 1 orang atau 1 pasangan (dua orang).

Jadwal pelatihan yang kami siapkan setiap hari Ahad setiap minggunya.

Pelatihan hari Ahad / Minggu jam 9.30 sampai 14.00.
Alternatif tempat pelatihan:
1. Nglaren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Dekat dari kampus UPN Yogyakarta.
2. Guest House "Omah Dusun", Ngebel, Tamantirto, Kasihan, Tamantirto, Bantul, Yogyakarta.

Untuk peserta yang dari luar kota atau luar provinsi yang kesulitan menyesuaikan jadwal di atas, kami juga bisa menyesuaikan untuk waktu (jam dan hari) yang lain. Tentunya kita perlu janjian menentukan waktunya agar kami bisa melakukan persiapan dengan baik.

Untuk informasi lebih detail, atau ingin bertemu untuk konsultasi langsung dan sekalian cicip sample hasil ice creamnya bisa langsung hubungi kami via SMS/Telpn/WA : 081805288113

Paket Pelatihan Milky Ice Cream

Analisa Kelayakan Bisnis / Usaha Ice Cream

Analisa Sederhana Kelayakan Bisnis / Usaha Ice Cream

Sebelum memulai bisnis/usaha ice cream tentu perlu dianalisa mengenai kelayakan usahanya.
Tentu ada banyak indikator/aspek yang bisa kita jadikan patokan dalam analisa usaha ice cream ini.

Berikut ini kita akan coba menganalisa kelayakan usaha ice cream dari beberapa aspek umum secara garis besar yaitu aspek produksi, pemasaran, dan aspek keuangan atau proyeksi cashflow sederhana.

Aspek Produksi
Aspek ini mencangkup mulai dari ketersediaan bahan baku, bagaimana kita mendapatkannya, bagaimana kita mengolahnya sampai ahirnya menjadi produk ice cream yang siap jual. Bahan baku ini merupakan faktor yang sangat penting dalam kelangsungan proses produksi dan juga kelangsungan usaha secara keseluruhan. Usahakan bahan baku bisa didapatkan secara lokal atau sedekat mungkin dari tempat produksi agar bisa melakukan penghematan dari biaya transportasi/pengangkutan.
Milky Ice Cream Training memberikan panduan bagaimana cara membuat ice cream dengan bahan-bahan yang mudah ditemui di toko-toko bahan makanan/bahan roti disekitar kita.

Aspek Pemasaran
Penting untuk menyusun konsep pemasaran produk ice cream ini secara baik dan kreatif. Ini mencangkup mulai dari bagaimana nantinya ice cream akan disajikan saat dijual, pengemasan produk, pemberian nama/merk/brand, penentuan harga jual, metode penjualan, target pasar, segmentasi pasar, cangkupan area pemasaran, dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan proses pemasaran produk.
Kita perlu menggali dan mengembangkan ide-ide kreatif dalam hal ini untuk memaksimalkan target penjualan.
Target sederhana anak sekolah, titip di kantin-kanting sekolah. 
Target masyarakat umum, ditempat-tempat keramaian, pusat perbelanjaan, tempat-tempat wisata. Untuk acara-acara moment tertentu, bisa melangkapi paket katering.
Membuka Kedai/Kafe/Warung khusus ice cream dengan suasana yang nyaman dan menarik pengunjung.

Aspek Keuangan / Proyeksi Cashflow sederhana
Contoh dengan dititip di kantin-kantin sekolah/warung model kemasan cup.

Harga produksi 1 liter ice cream sekitar Rp 10.000 (ice cream lembut kualitas bagus)
Setelah dikemas dalam bentuk cup 70ml, hasilnya bisa mencapai 18 cup. Harga jual per cupnya adalah Rp. 2.000.

Sekarang mari menghitung: (Asusmsi produksi 1 hari 10 liter, 180 cup/hari)
Biaya produksi 10 liter ice cream  = 10 x 10.000 = Rp. 100.000
Biaya cup, tutup cup, sendok (Rp 150) = 150 x 180 =  Rp. 27.000
Hasil penjualan (kotor) = 180 x 2.000 = Rp. 360.000
Keuntungan harian = 360.000 - (100.000 + 27.000) = Rp. 233.000
Keuntungan bulanan (25 hari jualan) = 233.000 x 25 = Rp. 5.825.000

Tinggal potong biaya listrik, air, dll anggarkan Rp 700.000 sudah cukup.
Anda bisa mengantongi keuntungan bersih 5jtan/bulan, untuk usaha kelas rumahan.

Ingat kita tidak menggunakan mesin yang listriknya besar, jadi hemat biaya listrik.
Model bisnis ini bisa di rumah (bisnis rumahan), jadi tidak perlu sewa tempat khusus.
Ini gambaran jika menjalankan model eceran standar dengan harga murah.

Penjualan dengan konsep Cafe atau Kedai Ice Cream.
Ada peserta pelatihan yang mengabarkan kepada kami, bisa balik modal harga/liter produksinya cukup dari harga 1 porsi sajian.
Mari coba kita hitung.
Asumsi (harga jual/porsi Rp 10.000, 1 porsi berisi 2 scoop ice cream) belum termasuk topping.
Ukuran scoop 80ml
1 liter ice cream = 1000ml : 80ml = 12,5 scoop
Jadi 1 liter akan menjadi 6 porsi.

Target harian 10 liter (10 x 6 = 60 porsi), 
Biaya produksi Rp 12.000/liter (ice cream dibuat lebih bagus)
Biaya produksi 10 liter ice cream = 10 x 12.000 = Rp 120.000
Hasil penjualan harian (kotor) = 60 x 10.000 = Rp 600.000
Keuntungan harian = 600.000 - 120.000 = 480.000
Keuntungan bulanan = 30 x 480.000 = 14.400.000

Tinggal dipotong biaya operasional (selain biaya bahan) dan gaji karyawan.
Ingat biasanya di cafe/kedai ice cream menyediakan menu lain, pendapatan bisa bertambah dari penjualan menu lain tersebut. Misal tmbahan dari topping ice cream, 
menu ice cream goreng, minuman, dan lainnya.

Nah bagaimana jika Anda mampu mengemasnya menjadi lebih eksklusif dengan nuansa cafe/kedai ice cream premium?

Itu merupakan ulasan sederhana mengenali kelayakan usaha ice cream ini.
Saya yakin sebenarnya Anda lebih mengetahui analisa dan perhitungan yang lebih detail mengenai peluang usaha ice cream di sekitar tempat Anda.




Informasi lebih detail, konsultasi, dan pendaftaran.

Telp/SMS/WA  :  081805288113